dear My Heart..
benerkan seperti yg aku selalu bilang dulu....
kita ga akan pernah menemukan kebahagiaan kapan dan dengan siapa pun jika masih ada orang yg tersakiti disaat kita meraih kebahagian itu...
aku selalu merasa kau disana masih merasakan sesuatu yg mendalam sama seperti apa yg kurasakan hingga saat ini....
wahau impian hidupku... apa kabarmu disana... apakah kau baik baik saja.... karena aku selalu berdo'a dalam setiap malamku agar kau selalu berada dalam lindunan allah swt....
dan bisa memaafkan segala kesalahanku....
sampai saat ini aku tidak pernah menenemukan kebahagian yg hakiki...kebahagiann diman disaat aku meraih kebahagiaan orang yg mencintaiku pun ikut merasakan kebahagian tersebut.....
duhai separuh hatiku....
entahlah tak ada lagi yg tersisa di hatiku... karena separuh hatiku sudah ku berikan padamu dan tak dapat ku ambil kembali 1/4 lagi telah rapuh.. dan sisanya pun telah kuberikan untuk kedua orang tuaku.... yg selama ini selalu mencintaiku dengan tulus walau aku hanya memberikan seperempat hatiku pada mereka....
dan utuk dikirku sendiri saat ini tak dapat merasakan apa yg ada di hatiku....
ya allah ya rahman ya karim...
aku tau semua yg engkau selalu mendenga do'a dari semua mahluk maluk ciptaanmu dan mengabulkan permintaan permintaan mereka sebagai perhoramatan atas mahlukmu yg mememinta.. tak terkecuali aku bimbimbang lah hambamu ini agar selalu mendapat berada dalam jalanmu ya rabb.... selalu mencintai dan dicintai hanya karena untuk mu ya robb.... engkau lah mahluk yg penuh kasih dan cinta... segala apa yg kau ciptakan dan peraturan yg kau ciptakan semua hanya untuk kesejahteraan mahluk2mu...yg beriman...
yaaa allah ya robb.. sungguh semua yg ku minta selalu kau kabulkan namun....
entah mengapa hambamu ini tidak pernah mencintaimu sepenuh hati... selalu saja berseingkuh dengan isi dunia yg telah kau ciptakan.... mungkin kah semua yg ada ini istidraj karena ketika aku terlena dengan dunia... sesuai firman engkau ya raoob
Kenikmatan, kesenangan, atau kemenangan bagi seseorang tidak serta merta merupakan kebaikan. Bisa saja kenikmatan, kesenangan, dan kemenangan tersebut diikuti dengan kemaksiatan. Itulah yang disebut Istidroj. Allah swt berfirman, ”Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (QS Al Qalam (68): 45).
karena 2 1/2 tahun terakhir ini aku mendapatkan apa yg aku inginkan namun aku selalu merasa selalu saja kurang dalam menjalankan perintahmu ya roob.... semoga saja ini semua bukanlah sebuah istidraj... naouzubillah min zalik...
ya rob...sungguh aku hanya ingin menyempurnakan separuh iman ku..... namu entah apa yg telah terjadi mungkin kah aku telah salah memilih.... ataukah ini hanya sebagian ujian agar aku bisa membertebal keimannku padamu ya robb...
saat ini aku aku sering galau karena teman dan saudara2 aku selalu mencoba menjodoh - jodohkan aku dengan makhluk indah mu yg lain namun hati ini masih tak bisa dan selalu merasa berdosa karena telah pernah menyakini hati yg jelas2 secara tulus mencintaiku dan sampai saat ini dia masih membenciku... selama rasa itu belum hilang darinya sampai kapanpun aku merasa tak pernah merasakan kebahagiaan...
NF
sampai saat ini tak pernah aku merasakan membut tatapan mata, hangatnya perhatian, tulusnya perhatian cinta dan kasih sayang selain yg pernah kau berikan....
karena cinta dan kasih sayang mu mirim yg telah ibu aku berikan kepadaku... seandainya kasih sayang itu masih ada.... akan akah bisa kita bersama lagi...
aku samapai saat ini tidak berani menikah lagi karena takut kalau aku menikah tak dapat ku berikan hatiku pada kepada orang tersebut seperti yg telah terjadi dengan mantan istriku...
# galau mode
Sabtu, 12 November 2011
Sabtu, 23 Juli 2011
ternyata karma itu ada....
2 tahun sudah berlalu.....
sunguh membuatku trauma untuk menjalin yg namanya komitment......
dan sampai saat ini masih ada rasa benci di hatiku terhadap dirinya....
orang yg ku jadikan tempat ku berlabuh namun kandas ti tengah jalan....
dia yg membuat hidupku berantakan... apa yg sudah aku rencanan semua hancur....
ya hancur... mulai dari karir dan usahaku semuanya berantakan.....
oh god apakah in yg di sebut hukum karma.....
begini cerita singkatnya:
3 tahun yg lalau aku pernah punya pacar yg berinisial NF....
hanya beda usia 3 tahun kami begitu akrab dan begitu aku merasa bisa ngayomi dan dia sungguh begitu menciantai, menyayangi dan menghormatiku.....
hubungan kami terbilang unik karena no hug, no hot kiss, no f**k (m***e love), hanya sekedar memberi perhatian dan tulusnya kasih sayang layaknya kaka dan adiknya....
namun sampa di suatu saat ku merasa dia sebuah cemin dari diriku tingakah lakunya sifatnya sama persis denganku yg membedakan adalah kasih sayangnya yg begitu tulus seperti ibuku menyayangiku.....
aku merasa dia tidak berkembang dan selalu begantung kepadaku lho bknnya seneng ya... di satu sisi aku seneng namun di sisi lain aku memikirkan kehidupannya pasti akan lebih adventure lagi jika bukan aku yg ada di sisinya.... karena ketakutanku akan dunia luar bembuatnya seperti terkekakng banyak aturan2 yg membuatnya tidak bebas.... dan membuatnya takut jika mau kemana2 karena pasti takut aku marah dan sebagainya....
itu akan membuat masa remajanya tidak banyak pengalaman yg "menarik" CONTOH( hank out bersama teman2nya laki - laki atau perempuan) aku menyadari aku bukan siapa2 di dunia ini....
aku merasa hidupnya akan lebih bahagia jika buka bersamaku.... walau ku tau itu berat dan amat menyakitkan.
karena aku mempunyai taget umur 25 aku ingin menikah dan membangun sebuah rumah tanga yg mawadah sakinah dan warohmah... untuk itu aku bekerja keras siang dan malam untuk mencari uang, mulai dari kerja kantoran dan kuli bangunan aku jalani hingga aku sedikit demi sedikit bisa mengumpulkan uang untuk sebuah pernikana.
namun sayang disayang ketika aku bertanya kepada kekasihku yg amat kusayangi dia tidak ingin menikah, dan dia ingin menikah di umur 27 owww.. jika dia 27 di tambah umur ku 3 tahun berapa usia ku... begitu pikirku di saat itu usiaku baru mencapai 22tahun.... di tahun 2007...
namun itu bukan menjadi halangan buatku... sabar dan keep cool menjalin hubungan dengannya.
hingga pada suatu waktu ada orang ketiga yg menjadi kelah keretakan dan hancurnya hubungan kami.. di awal dengannya dia hanya TTM namun lama kelamaan aku menjadi sayang dengannya sehingga sedikit melupakan kekasiku...
dan pada tanggal 20 april 2007 hubungan kami kandas dan karena aku ketahuan selingkuh.... ya selingku apa nanya klo bukan selingku sms yg isinya sayang-sayangan.... hal itu membuatnya murka dan amat sangat membenciku....
berbagai cara aku coba agar dia kembali padaku sampai ku tiggalkan dua-duanya....
beberapa bulan ku tak ada kmunikasi dengan keduanya... hingga pada suatu waktu ada sangwaktu aku berjanji kita ada wanita yg memberi dekat dengan ku dialah yg menjadi istriku....
siang malam ku berdo'a minta ampun sama yg kuasa karena telah menyakiti hati seorang wanita yg amat sangat baik dalam hidupku.....
perasaan bersalah selalu mengantuiku perasaan bersalah telah menyakiti hati seseorang yg begitu amat sangat tulus menyayangiku....
ya allah
hari berganti bulan berlalu muncullah si wanita yg pernah menjadi selingkuhanku...
hubungan kami pun berlanjut... step by step hungan kami mulai serius... hingga bejalan hampir 1 tahun aku melamarnya menjadi istriku..... dan gayungpun bersambut....
sebelum menikah aku mencoba untuk menghubungi dia kembali namu rasa benci telah menutupi rasa cinta yg pernah ada hingga ku pun menyerah dan aku pun kembali di wanita yg akan menjadi calon istriku....
dan pada akhirnya tanggal 10 agustus 2009 aku menikah..... wow sungguh indah rasanya namanya menikah... semua rasa ada bercampur aduk...... sunggu berat persiapan untuk menikah dengannya.... banyak sekali cobaan dan tantangan untuk menjadi halangan.... namun akhirnya lewat juga.....
sebulan sudah berlalu aku tinggal di rumah mertuaku... tapi kok anehya... istriku kok begitu ya...
selalu menuntuthaknya tanpai elakukan rutinisa kewajibannya.... jika di beritahu malah marah klo di ajari dia itu salah marah sehingga sering terjadi pertengkaran.... lebih lagi di bulan puasa masa yg namanya pengantin baru tuh di masakin sama sang istri eh ini gw yg masak tengah malam untuk sahur.... gila yg perempuan tuh siapa ya.....jika di bilangin di ngelawan... ah sudah mungin cape kali ... karena ga mau mengurangi niat puasa dan merusak suasana hadi ku di bulan ramadhan jadi ku ikhlaskan saja tingakah lakunya... sebulan dua bualn tingakh lakunya tidak berubah...
hingga pada suatu saat aku memutuskan untuk pindah dari rumah mertuaku ke rumah ku berharap di rumah itu ku bisa membangun rumah tangga yg indah saling menyadari hak dan kewajiban dmasih - masing.......
ternyata tinggakah lakunya semakin parah..... sampai suatu waktu ak ikut turun tangan untuk membersikan rumah... mencuci, setrika pakaianku bahkan sampai masak karena kemalasan istriku semakin menjadi....
banyagkan suami pulang rumah berantakan, cucian kotor di rendam sudah 1 minggu blm di cuci juga jemuran kadang lupa di angkat.... sampah sudah dua 3 hari bekas dia makan atau beli makan tidak di buang.... tampat tidur berantakan... gila kan
karena aku kerja shift kadang masuk malam 16 jam kadang masuk siang....
pernah aku pulang kerja sebelum berangkat kerja kami beli makan / masak bersama2 duh so sweet.... kata yg liat.... ya terpaksa karena istri tidak masak di pagi hari... jadi beli terus deh.....
suatu saat aku pernah ke geeran begini ceritanya:
waktu itu bangun trus mandi mau sholat subuh dan berangkat kerja.... dia aku bangunin tidak juga bangun trus dia bangun... ke dapur masak air.... dengan senang hati aku melihat alhamdulilah dia sudah berubah....
waktu berlalu hingga jam 7 pagi... lho mana sarapan pagiku... atau sekedar segekas air teh manis sebelum berangkat kerja... aku penasaran aku tanya... lalu dia jawab siap yg masak buat bikin teh orang buat mandi kok , yuk berangkat dah siang neh....
damn... siap yg ga gondok.....gila gw pikir dah berubah... masa hal kaya gitu harus selalu di minta dan di suruh..... giliran gw gajian minta duit ga pak di suruh.....
ya sudah demi menjalankan kewajibanku aku berangkat nganter istriku ke kampuznya... sampe di kampus... aku di tinggal begitu saja bagaikan tukang ojek.... tanpa say thank you atau apa gitu...... siap yg ga gondok di gituin.... lama kelamaan aku mulai terbiasa menahan rasa sakit dengan tingkah lakunya seperti itu......
apa ga ada pelajaran sopan santun tata krama di pendidkan pondok pesantren, atau UIN tatacara bergaul terhadap seorang suami......
pernah penasaran aku bertanya kepada dia kepa tidak pernah salim dengan ku....
dengancuek dia jawab.... malu di lihat orang......
prra.....aaaaa...kkkkk suaratiku hancur mendengarnya......
RASANYA SAKIT BANGET......... siapa cba yg ga saskit ..... dia kan istri gw... setelah akad nikah takpernah sekali pun dia cium tangan ku....... dan hanya itu jawabannya....
gggrrrrr......
dah ah..... klo ngebahas kelakuan dia engga ada habisnya......
mulai dikasih nasi kering.... alasannya ga bisa masak bego..... banget seorang istri ga bisa masak nasi padahal udah sering didapur...tiap hari kan dah sering....klo ga bisa bilang sama gw biar gw ajarin.... cara masak yg baik dan benar..... ga mungkin mustahil......di otak gw....dan padahal perabotan lengkap....
ricecooker ada, untuk ukuran orang yg baru nikah rumah kami sudah di bilang cukup dan ada beberapa orang bilang gw iri sama lw.... dong baru kawin dah bisa tinggal di rumah sendiri perabotannya lengkap nah iri kenapa bang.... gw klo mau punya rumah kaya lw musti ngutang 15 tahun... nangis gw dengernya....melas banget gw denger itu.... sakit di hati...... perih banget di hati.....
percuma gw bangun istana kecilku.... tapi tidak pernah ada kedamaian di dalamnya tidak pernah ada keindahan di dalamnya.....
seing ku menangis dalam di malam hari.....
emang bener kata bang haji oma irama BEGINI NEH LAGUNYA.....
sunguh membuatku trauma untuk menjalin yg namanya komitment......
dan sampai saat ini masih ada rasa benci di hatiku terhadap dirinya....
orang yg ku jadikan tempat ku berlabuh namun kandas ti tengah jalan....
dia yg membuat hidupku berantakan... apa yg sudah aku rencanan semua hancur....
ya hancur... mulai dari karir dan usahaku semuanya berantakan.....
oh god apakah in yg di sebut hukum karma.....
begini cerita singkatnya:
3 tahun yg lalau aku pernah punya pacar yg berinisial NF....
hanya beda usia 3 tahun kami begitu akrab dan begitu aku merasa bisa ngayomi dan dia sungguh begitu menciantai, menyayangi dan menghormatiku.....
hubungan kami terbilang unik karena no hug, no hot kiss, no f**k (m***e love), hanya sekedar memberi perhatian dan tulusnya kasih sayang layaknya kaka dan adiknya....
namun sampa di suatu saat ku merasa dia sebuah cemin dari diriku tingakah lakunya sifatnya sama persis denganku yg membedakan adalah kasih sayangnya yg begitu tulus seperti ibuku menyayangiku.....
aku merasa dia tidak berkembang dan selalu begantung kepadaku lho bknnya seneng ya... di satu sisi aku seneng namun di sisi lain aku memikirkan kehidupannya pasti akan lebih adventure lagi jika bukan aku yg ada di sisinya.... karena ketakutanku akan dunia luar bembuatnya seperti terkekakng banyak aturan2 yg membuatnya tidak bebas.... dan membuatnya takut jika mau kemana2 karena pasti takut aku marah dan sebagainya....
itu akan membuat masa remajanya tidak banyak pengalaman yg "menarik" CONTOH( hank out bersama teman2nya laki - laki atau perempuan) aku menyadari aku bukan siapa2 di dunia ini....
aku merasa hidupnya akan lebih bahagia jika buka bersamaku.... walau ku tau itu berat dan amat menyakitkan.
karena aku mempunyai taget umur 25 aku ingin menikah dan membangun sebuah rumah tanga yg mawadah sakinah dan warohmah... untuk itu aku bekerja keras siang dan malam untuk mencari uang, mulai dari kerja kantoran dan kuli bangunan aku jalani hingga aku sedikit demi sedikit bisa mengumpulkan uang untuk sebuah pernikana.
namun sayang disayang ketika aku bertanya kepada kekasihku yg amat kusayangi dia tidak ingin menikah, dan dia ingin menikah di umur 27 owww.. jika dia 27 di tambah umur ku 3 tahun berapa usia ku... begitu pikirku di saat itu usiaku baru mencapai 22tahun.... di tahun 2007...
namun itu bukan menjadi halangan buatku... sabar dan keep cool menjalin hubungan dengannya.
hingga pada suatu waktu ada orang ketiga yg menjadi kelah keretakan dan hancurnya hubungan kami.. di awal dengannya dia hanya TTM namun lama kelamaan aku menjadi sayang dengannya sehingga sedikit melupakan kekasiku...
dan pada tanggal 20 april 2007 hubungan kami kandas dan karena aku ketahuan selingkuh.... ya selingku apa nanya klo bukan selingku sms yg isinya sayang-sayangan.... hal itu membuatnya murka dan amat sangat membenciku....
berbagai cara aku coba agar dia kembali padaku sampai ku tiggalkan dua-duanya....
beberapa bulan ku tak ada kmunikasi dengan keduanya... hingga pada suatu waktu ada sangwaktu aku berjanji kita ada wanita yg memberi dekat dengan ku dialah yg menjadi istriku....
siang malam ku berdo'a minta ampun sama yg kuasa karena telah menyakiti hati seorang wanita yg amat sangat baik dalam hidupku.....
perasaan bersalah selalu mengantuiku perasaan bersalah telah menyakiti hati seseorang yg begitu amat sangat tulus menyayangiku....
ya allah
hari berganti bulan berlalu muncullah si wanita yg pernah menjadi selingkuhanku...
hubungan kami pun berlanjut... step by step hungan kami mulai serius... hingga bejalan hampir 1 tahun aku melamarnya menjadi istriku..... dan gayungpun bersambut....
sebelum menikah aku mencoba untuk menghubungi dia kembali namu rasa benci telah menutupi rasa cinta yg pernah ada hingga ku pun menyerah dan aku pun kembali di wanita yg akan menjadi calon istriku....
dan pada akhirnya tanggal 10 agustus 2009 aku menikah..... wow sungguh indah rasanya namanya menikah... semua rasa ada bercampur aduk...... sunggu berat persiapan untuk menikah dengannya.... banyak sekali cobaan dan tantangan untuk menjadi halangan.... namun akhirnya lewat juga.....
sebulan sudah berlalu aku tinggal di rumah mertuaku... tapi kok anehya... istriku kok begitu ya...
selalu menuntuthaknya tanpai elakukan rutinisa kewajibannya.... jika di beritahu malah marah klo di ajari dia itu salah marah sehingga sering terjadi pertengkaran.... lebih lagi di bulan puasa masa yg namanya pengantin baru tuh di masakin sama sang istri eh ini gw yg masak tengah malam untuk sahur.... gila yg perempuan tuh siapa ya.....jika di bilangin di ngelawan... ah sudah mungin cape kali ... karena ga mau mengurangi niat puasa dan merusak suasana hadi ku di bulan ramadhan jadi ku ikhlaskan saja tingakah lakunya... sebulan dua bualn tingakh lakunya tidak berubah...
hingga pada suatu saat aku memutuskan untuk pindah dari rumah mertuaku ke rumah ku berharap di rumah itu ku bisa membangun rumah tangga yg indah saling menyadari hak dan kewajiban dmasih - masing.......
ternyata tinggakah lakunya semakin parah..... sampai suatu waktu ak ikut turun tangan untuk membersikan rumah... mencuci, setrika pakaianku bahkan sampai masak karena kemalasan istriku semakin menjadi....
banyagkan suami pulang rumah berantakan, cucian kotor di rendam sudah 1 minggu blm di cuci juga jemuran kadang lupa di angkat.... sampah sudah dua 3 hari bekas dia makan atau beli makan tidak di buang.... tampat tidur berantakan... gila kan
karena aku kerja shift kadang masuk malam 16 jam kadang masuk siang....
pernah aku pulang kerja sebelum berangkat kerja kami beli makan / masak bersama2 duh so sweet.... kata yg liat.... ya terpaksa karena istri tidak masak di pagi hari... jadi beli terus deh.....
suatu saat aku pernah ke geeran begini ceritanya:
waktu itu bangun trus mandi mau sholat subuh dan berangkat kerja.... dia aku bangunin tidak juga bangun trus dia bangun... ke dapur masak air.... dengan senang hati aku melihat alhamdulilah dia sudah berubah....
waktu berlalu hingga jam 7 pagi... lho mana sarapan pagiku... atau sekedar segekas air teh manis sebelum berangkat kerja... aku penasaran aku tanya... lalu dia jawab siap yg masak buat bikin teh orang buat mandi kok , yuk berangkat dah siang neh....
damn... siap yg ga gondok.....gila gw pikir dah berubah... masa hal kaya gitu harus selalu di minta dan di suruh..... giliran gw gajian minta duit ga pak di suruh.....
ya sudah demi menjalankan kewajibanku aku berangkat nganter istriku ke kampuznya... sampe di kampus... aku di tinggal begitu saja bagaikan tukang ojek.... tanpa say thank you atau apa gitu...... siap yg ga gondok di gituin.... lama kelamaan aku mulai terbiasa menahan rasa sakit dengan tingkah lakunya seperti itu......
apa ga ada pelajaran sopan santun tata krama di pendidkan pondok pesantren, atau UIN tatacara bergaul terhadap seorang suami......
pernah penasaran aku bertanya kepada dia kepa tidak pernah salim dengan ku....
dengancuek dia jawab.... malu di lihat orang......
prra.....aaaaa...kkkkk suaratiku hancur mendengarnya......
RASANYA SAKIT BANGET......... siapa cba yg ga saskit ..... dia kan istri gw... setelah akad nikah takpernah sekali pun dia cium tangan ku....... dan hanya itu jawabannya....
gggrrrrr......
dah ah..... klo ngebahas kelakuan dia engga ada habisnya......
mulai dikasih nasi kering.... alasannya ga bisa masak bego..... banget seorang istri ga bisa masak nasi padahal udah sering didapur...tiap hari kan dah sering....klo ga bisa bilang sama gw biar gw ajarin.... cara masak yg baik dan benar..... ga mungkin mustahil......di otak gw....dan padahal perabotan lengkap....
ricecooker ada, untuk ukuran orang yg baru nikah rumah kami sudah di bilang cukup dan ada beberapa orang bilang gw iri sama lw.... dong baru kawin dah bisa tinggal di rumah sendiri perabotannya lengkap nah iri kenapa bang.... gw klo mau punya rumah kaya lw musti ngutang 15 tahun... nangis gw dengernya....melas banget gw denger itu.... sakit di hati...... perih banget di hati.....
percuma gw bangun istana kecilku.... tapi tidak pernah ada kedamaian di dalamnya tidak pernah ada keindahan di dalamnya.....
seing ku menangis dalam di malam hari.....
emang bener kata bang haji oma irama BEGINI NEH LAGUNYA.....
Setiap keindahan perhiasan dunia
Hanya istri saleha perhiasan terindah
Setiap keindahan
yang tampak oleh mata
itulah perhiasan,
perhiasan dunia
Namun yang paling indah
diantara semua
hanya istri saleha
istri yang saleha
Setiap keindahan perhiasan dunia
Hanya istri saleha perhiasan terindah
~{}~
[Reff:]
Hanya istri yang beriman
bisa dijadikan teman
Dalam tiap kesusahan
selalu jadi hiburan
~|~
Hanya istri yang saleha
yang punya cinta sejati
yang akan tetap setia
dari hidup sampai mati
bahkan sampai hidup lagi
Setiap keindahan
yang tampak oleh mata
itulah perhiasan,
perhiasan dunia
Namun yang paling indah
diantara semua
hanya istri saleha
istri yang saleha
Setiap keindahan perhiasan dunia
Hanya istri saleha perhiasan terindah....
DAH ah dah ngantuh......
Kamis, 20 Januari 2011
last child pedih, lastcild pedih
Sungguh pedih jika ternyata orang yg kita sayangi malah mencintai oranglain....
sugguh sakit rasa mencitai tetapi tidak di cintai...
sungguh sebuah pengorbanan yg sia - sia jika sebuah kasih sayang yg di banggakan ternyata hanya kasih sayang semu semata...
Sungguh ku merindukan sebuah cinta sejati...
sungguh ku menginginkan sebuah ketulusan tanpa pamrih...
sungguh ku merindukan perhatian dan sentuhan, belaian dan hangan peluk kasih sayangannya...
sungguh jika ku dapat memutar waktu takkan ku ulangi kesalahan ku dulu...membiarkannya pergi dari hidupku dan memilihnya sebagai pendamping hidupku, yg ternyata semua itu tak sebanding dengan apa yg ku korbankan. kasih sayangnya ternyata hanya sebuah.... alah jadi curat....dah ah mupet otakku ini...
sugguh sakit rasa mencitai tetapi tidak di cintai...
sungguh sebuah pengorbanan yg sia - sia jika sebuah kasih sayang yg di banggakan ternyata hanya kasih sayang semu semata...
Sungguh ku merindukan sebuah cinta sejati...
sungguh ku menginginkan sebuah ketulusan tanpa pamrih...
sungguh ku merindukan perhatian dan sentuhan, belaian dan hangan peluk kasih sayangannya...
sungguh jika ku dapat memutar waktu takkan ku ulangi kesalahan ku dulu...membiarkannya pergi dari hidupku dan memilihnya sebagai pendamping hidupku, yg ternyata semua itu tak sebanding dengan apa yg ku korbankan. kasih sayangnya ternyata hanya sebuah.... alah jadi curat....dah ah mupet otakku ini...
last child - pedih
Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi...
Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu...
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi...
Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu...
Langganan:
Komentar (Atom)